Persibara Ditahan Imbang 1-1 Lawan Persikama di Laga Perdana Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026

Persibara Ditahan Imbang 1-1 Lawan Persikama di Laga Perdana Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026

Persibara.com – Langkah Persibara Banjarnegara di kompetisi Liga 4 Jawa Tengah Grup F belum berbuah hasil maksimal. Tampil di kandang sendiri, Stadion Soemitro Kolopaking, Sabtu (3/1/2026), Laskar Dipayudha harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persikama Kabupaten Magelang.

Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi tuan rumah. Baru tiga menit laga berjalan, kesalahan koordinasi di lini belakang berujung gol bunuh diri. Bek Persibara, I Nyoman Adi Parwa, salah mengantisipasi bola sehingga justru masuk ke gawang sendiri dan membawa Persikama unggul lebih dulu.

Tertinggal cepat, Persibara langsung merespons dengan meningkatkan intensitas permainan. Tim asuhan Agus Riyanto tampil menekan, terutama melalui serangan dari sektor sayap dan umpan-umpan silang. Dalam 15 menit pertama, Persikama lebih banyak bertahan menghadapi gempuran tuan rumah.

Meski mendominasi penguasaan bola, Persibara kesulitan membongkar pertahanan lawan. Barisan belakang Persikama yang dikomandoi Kindi Rizal Fahrudin tampil disiplin, sementara kesalahan passing dan penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang Persibara kerap terbuang.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta menjelang turun minum. Pada menit ke-45, penetrasi cepat pemain Persibara memaksa pemain belakang Persikama melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Irvan Darma Saputra yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, mengubah skor menjadi 1-1 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih keras. Duel fisik meningkat dan pelanggaran kerap terjadi, membuat wasit mengeluarkan total lima kartu kuning untuk kedua tim. Meski sama-sama memperoleh peluang, termasuk dari situasi bola mati, penampilan solid kedua penjaga gawang membuat skor tetap bertahan hingga peluit akhir.

Usai pertandingan, pelatih Persibara Agus Riyanto menilai hasil imbang ini menjadi pelajaran penting bagi timnya. Ia menyoroti faktor mental serta kesalahan mendasar yang masih sering muncul.

“Laga pertama selalu berat karena tekanan mental. Masih banyak yang harus diperbaiki, mulai dari akurasi passing, keterlambatan pressing, hingga kerja sama tim yang belum optimal,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pemain Persibara, Nathael Yoga Setiawan, mengakui tekanan bermain di kandang cukup memengaruhi performa tim, namun tetap optimistis menatap laga berikutnya. Di sisi lain, pelatih Persikama, Ixsan Fajar Pranoto, menyebut satu poin dari Banjarnegara sebagai hasil yang patut disyukuri.

Hasil ini menjadi peringatan awal bagi Persibara. Tantangan selanjutnya sudah menanti, dengan jadwal tandang menghadapi Persik Kendal pada 7 Januari 2026. Waktu persiapan yang singkat menuntut evaluasi cepat agar Persibara mampu meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.